Apresiasi Film Indonesia (AFI) adalah kegiatan tahunan Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia dalam bentuk pemberian penghargaan kepada insan film Indonesia yang memiliki komitmen dalam berkarya dengan memproduksi film-film berbasis nilai budaya, kearifan lokal, dan pembangunan karakter bangsa.Apresiasi Film Indonesia (AFI) bukan ajang kompetisi yang semata-mata berfokus pada pencapaian estetika dan teknis sebuah karya film, melainkan juga mempertimbangkan seberapa kuat kualitas gagasan dan kontennya merepresentasikan kandungan nilai budaya, kearifan lokal, dan pembangunan karakter bangsa.
Film merupakan produk budaya yang efektif untuk menyampaikan pesan yang berkaitan dengan nilai budaya, kearifan lokal, dan pembangunan karakter bangsa. Karena itu pemerintah secara konsisten perlu mendorong insan/komunitas kreatif untuk terus menghasilkan produk budaya yang sesuai dengan tatanan nilai bangsa Indonesia. Pada sisi lain, edukasi terhadap masyarakat untuk semakin mencintai film Indonesia yang berkualitas juga harus menjadi perhatian.
Selama 2013-2014 cukup banyak film Indonesia yang disukai masyarakat dan menjadi salah satu tontonan yang menjadi pilihan utama. Hal ini menunjukan bahwa film kita mulai mampu menunjukkan gagasan yang menarik sehingga diakui keberadaannya. Dukungan kemajuan teknologi di bidang perfilman, perlengkapan produksi dan pasca produksi, serta keterampilan para insan film merupakan potensi yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, dengan mengoptimalkan kreativitas dan inovasi, perfilman Indonesia akan dapat diperhitungkan di dalam maupun di luar negeri.
Film Indonesia dengan tema nilai budaya, kearifan lokal, dan pembangunan karakter bangsa adalah tema yang perlu dikembangkan. Selain untuk konsumsi lokal, juga diharapkan kiprahnya di dunia internasional. Untuk mengapresiasi film-film Indonesia yang bertemakan nilai budaya, kearifan lokal, dan pembangunan karakter bangsa itulah pemerintah memberikan penghargaan kepada insan film yang telah menerapkan kaidah etis, moral, estetika, dan artistik karya film yang menunjukan keluhuran budaya Indonesia di mata dunia.
Dari berbagai karya keratif yang ada, tahun ini, para juri AFI telah menetapkan 17 penghargaan yang akan meperebutkan Piala Dewantara bagi para insan film dan lembaga yang menghadirkan karya kreatif pengusung nilai-nilai budaya dan mendorong pekembangan perfilman nasional.
Berikut ini merupakan daftar 17 kategori yang telah ditetapkan oleh Dewan Juri Apresiasi Film Indonesia 2014:
A. Penghargaan Utama
1. Apresiasi Film Cerita Panjang Bioskop
a. Cahaya dari Timur: Beta Maluku
b. Selamat Pagi, Malam
c. Sebelum Pagi Terulang Kembali
d. Sokola Rimba
1. Apresiasi Film Cerita Panjang Bioskop
a. Cahaya dari Timur: Beta Maluku
b. Selamat Pagi, Malam
c. Sebelum Pagi Terulang Kembali
d. Sokola Rimba
2. Apresiasi Cerita Film Cerita Panjang Nonbioskop
a. Rocket Rain
b. Something in the Way
a. Rocket Rain
b. Something in the Way
3. Apresiasi Film Pendek
a. Maryam
b. Gula-Gula Usia
c. A Lady Caddy Who Never Saw a Hole in One
d. Sepatu Baru
4. Apresiasi Film Dokumenter
a. Akar
b. Di Balik Frekuensi
c. Digdaya Ing Bebaya
d. Marah di Bumi Lambu
a. Maryam
b. Gula-Gula Usia
c. A Lady Caddy Who Never Saw a Hole in One
d. Sepatu Baru
4. Apresiasi Film Dokumenter
a. Akar
b. Di Balik Frekuensi
c. Digdaya Ing Bebaya
d. Marah di Bumi Lambu
5. Apresiasi Film Animasi
a. Asiaraya
b. Kitik
c. Love Paper
d. Pret
a. Asiaraya
b. Kitik
c. Love Paper
d. Pret
6. Apresiasi Film Anak
a. Sepatu Dahlan
b. Seputih Cinta Melati
a. Sepatu Dahlan
b. Seputih Cinta Melati
B. Penghargaan Khusus
7. Apresiasi Sutradara Perdana
a. Anggun Priambodo - Rocket Rain
b. Chairun Nissa - Inerie
c. Emil Heradi - Sagarmatha
d. Herman Kumala Panca - Tak Sempurna
a. Anggun Priambodo - Rocket Rain
b. Chairun Nissa - Inerie
c. Emil Heradi - Sagarmatha
d. Herman Kumala Panca - Tak Sempurna
8. Apresiasi Poster Film
a. 23:59 - Visualika Underdog Kick Ass, PT Bumi Prasidhi Bi-Epsi
b. Kesurupan Setan - Ganesa Perkasa Film
c. Sebelum Pagi Terulang Kembali - Cangkir Kopi, Transparency International Indonesia
d. Sagarmatha - Sinema Kelana, Cangkir Kopi, Add Word Production
e. Toil
a. 23:59 - Visualika Underdog Kick Ass, PT Bumi Prasidhi Bi-Epsi
b. Kesurupan Setan - Ganesa Perkasa Film
c. Sebelum Pagi Terulang Kembali - Cangkir Kopi, Transparency International Indonesia
d. Sagarmatha - Sinema Kelana, Cangkir Kopi, Add Word Production
e. Toil
9. Apresiasi Film Independen Pelajar
a. Cinto Tabateh Adaik
b. Indie Bung!!
c. Penderas dan Pengidep
a. Cinto Tabateh Adaik
b. Indie Bung!!
c. Penderas dan Pengidep
10. Apresiasi Film Independen Mahasiswa
a. Iris
b. Joshua
c. Lembar Jawaban Kita
d. Sepatu Baru
a. Iris
b. Joshua
c. Lembar Jawaban Kita
d. Sepatu Baru
11. Apresiasi Komunitas
a. Forum Lenteng (Jakarta)
b. Komunitas Godong Gedang (Banjarnegara)
c. Komunitas Sarueh (Padang Panjang)
d. Komunitas Sangkanparan (Cilacap)
e. Komunitas Tikar Pandan (Aceh)
a. Forum Lenteng (Jakarta)
b. Komunitas Godong Gedang (Banjarnegara)
c. Komunitas Sarueh (Padang Panjang)
d. Komunitas Sangkanparan (Cilacap)
e. Komunitas Tikar Pandan (Aceh)
12. Apresiasi Festival Film
a. Festival Film Pelajar Jogya
b. Festival Film Purbalingga
c. Festival Film Solo
d. Jogja-Netpac Asian Film Festival
e. Festival Film Dokumenter
a. Festival Film Pelajar Jogya
b. Festival Film Purbalingga
c. Festival Film Solo
d. Jogja-Netpac Asian Film Festival
e. Festival Film Dokumenter
13. Apresiasi Pendidikan Film
a. In-Docs
b. Kampung Halaman
c. SMPN 4 Satu Atap Karang Moncol
d. Serunya Screenwriting
a. In-Docs
b. Kampung Halaman
c. SMPN 4 Satu Atap Karang Moncol
d. Serunya Screenwriting
14. Apresiasi Media Cetak
a. Majalah Kinescope
b. Majalah Tempo
c. Majalah Rolling Stone
a. Majalah Kinescope
b. Majalah Tempo
c. Majalah Rolling Stone
15. Apresiasi Noncetak
a. Cinema Poetica
b. Jurnal Footage
c. Moviegoers
d. Muvila
a. Cinema Poetica
b. Jurnal Footage
c. Moviegoers
d. Muvila
C. Penghargaan Inspiratif
16. Apresiasi Adi-Karya
16. Apresiasi Adi-Karya
17. Apresiasi Adi-Insani
Malam penganugerahan AFI 2014 juga akan menjadi malam persembahan khusus "Tribute to Idris Sardi". Hal ini merupakan sebuah apresiasi terhadap seniman, tokoh budaya, dan musik yang telah melahirkan karya-karya unggul dan melalui karya-karya musiknya telah mewarnai serta melahirkan film-film yang berkualitas. Karena itu, malam penganugerahan AFI 2014 mengusung tema "Film dan Musik".
Puncak kegiatan AFI 2014 juga akan dimeriahkan oleh artis-artis ternama. Happy Salma dan Raline Shah didaulat menjadi host pada malam puncak AFI 2014.


0 komentar:
Posting Komentar